Saya Mau Website Saya Online, Apakah Harus Pakai Hosting ?

Mengenal hosting

Artikel ini khusus saya tulis untuk teman – teman yang baru banget nyebur ke dunia jaringan dan internet, khususnya yang belum mengenal hosting & web.

Dan juga untuk menjawab pertanyaan yang sering diutarakan : “Bagaimana caranya meng-online-kan sebuah website ?”

Saya akan bagikan sedikit tipsnya disini.

Pertama – tama kalian harus tau tujuan kalian pengen meng-online-kan website itu apa. Saya akan ajukan pertanyaan ini :

Website apa yang ingin kalian onlinekan ? Apakah blog buat menulis ? Atau website selain blog seperti company profile, website sekolah, dll ?

Kalau jawaban kalian adalah ingin membuat blog untuk menulis, maka saya ajukan lagi pertanyaan ini :

Sudahkah kalian pernah mencoba bikin blog pakai Blogger / WordPress / Medium ?

Kalau jawaban kalian belum, maka saran saya satu.

Coba daftar dan bikin blog menggunkan salah satu dari 3 media di atas. 

Setelah itu cobalah untuk mulai menulis di sana. Dan selamat, tujuan kalian untuk bisa bikin website yang online telah tercapai.

Tapi kalau jawaban kalian adalah ingin punya website non-blog, anggaplah website sekolah, maka saran saya satu.

Berlangganan hosting dan domain.

Jika kalian belum mengenal hosting, simpelnya adalah layanan yang sangat cocok untuk pemula yang mau meng-online-kan website custom.

Maksudnya website custom itu adalah website – website yang biasanya kita coding sendiri atau pakai CMS ( Content management system ) seperti Joomla / Drupal / Moodle.

Biasanya kita udah bikin website – website ini di laptop kita sendiri pakai XAMPP.

Nah walaupun Hosting sangat cocok digunakan untuk meng-online-kan website – website custom yang kita buat sendiri, tapi ada syaratnya.

Syaratnya ada 3, yaitu :

  1. Hanya website yang trafficnya masih rendah
  2. Hanya website belum memerlukan penyimpanan data besar
  3. Hanya website yang pakai bahasa pemrograman web standar ( PHP, Mysql, HTML, Javascript )

Misalnya mau bikin website seperti Youtube yang menyimpan data video ratusan GB, itu sangat tidak cocok pakai hosting.

Atau bikin website yang diakses jutaan orang perdetik seperti detik.com, itu juga tidak cocok menggunakan hosting.

Kenapa ? Karena hosting ini sifatnya sharing resource.

Satu server yang sama tapi resource harddisk, ram, dan cpunya di bagi – bagi untuk banyak pengguna. Akibatnya performanya tidak akan bagus.

Ibaratnya kalau kita naik mobil rame – rame dengan naik mobil sendirian, tentunya mobil akan lebih irit bensin dan lebih cepat jalannya ketika sendirian bukan ?

Baca juga : Optimasi Nginx di VPS

Lalu kita juga tidak bisa ngehosting website yang pakai pemrograman tidak standar. Misalnya website yang berbasis pemrograman NodeJS atau Ruby.

Nah ini tidak bisa di hosting.

Kenapa tidak bisa ? Karena hosting memang tidak punya fitur untuk itu.

Dan kita sebagai pengguna pun tidak bisa mengotak – atik fitur hosting sesuka kita.

Kita hanya diposisikan sebagai end-user yang memang hanya bisa pakai layanan hosting ini tanpa punya kekuasaan untuk menambah – nambah fitur sesuatu.

Nah begitulah hosting.

Sekarang kita coba ambil kesimpulannya tentang kapan harus pakai hosting. Kesimpulannya ada 2 poin, yaitu :

  1. Pakai hosting Ketika kalian punya website custom yang trafficnya biasa – biasa saja, tidak membutuhkan penyimpanan data yang besar, dan pakai bahasa pemrograman web standar.
  2. Pakai hosting ketika kalian butuh layanan yang cepat, mudah dan lengkap fiturnya. Karena hosting juga selain untuk meng-online-kan website, salah satunya juga memberi fitur email custom domain gratis. Misalnya kita jadi punya email dengan nama [email protected]

Lalu bagaimana kalau kita punya website yang butuh penyimpanan besar dan traffic yang besar atau yang pakai bahasa pemrograman khusus ? Salah satunya bisa coba pakai VPS.

Makhluk apalagi nih VPS ?

Biar ngga bingung, Cilsy punya tutorial lengkapnya yang mengupas tuntas habis terkait hosting, vps dan domain.

Anda bisa mengaksesnya di :

Mengenal Hosting, VPS, dan Domain lebih lengkap

Kalian dijamin jadi lebih mengenal hosting & VPS, serta menjadi paham terkait gimana bikin website supaya online di blogger, hosting, dan vps.

Semoga bermanfaat 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *