Seri Manajemen Paket Ubuntu 12 : Repositori CDROM

Ubuntu bisa menginstal software dari DVD repositori secara offline.

Kemampuan ini telah tertanam di dalam sistem APT jadi pengguna hanya perlu “mengenalkan” DVD tersebut ke sistem Ubuntu.

APT akan menganggap DVD ini sama seperti server di internet sehingga Anda bisa menginstal software darinya dan bisa melihat daftar paketnya di Synaptic.

Bagi pengguna offline khususnya di Indonesia, metode DVD repositori sangat memudahkan. Semoga ini bermanfaat.

Tentang CD

Ubuntu mampu menerima media CD dan DVD yang berisi paket-paket binary .deb sebagai repositori. Ini berarti :

  1. Ubuntu bisa menginstal software dari CD Ubuntu itu sendiri karena di dalamnya selalu ada repositori mini dari ruangan “main”.
  2. Ubuntu juga bisa menginstal software dari repositori CDROM yang bisa dibeli di Juragan Kambing atau Baliwae itu.
  3. Ubuntu juga bisa menginstal software dari CD apa pun yang memuat paket-paket binary .deb.

Peringatan

Waspadai 2 hal :

  1. Jangan sembarangan instal paket .deb dari sumber yang tidak terpercaya. Ubuntu Anda bisa dirusak oleh skrip-skrip shell berbahaya.
  2. Jangan salah versi OS. Jangan instal paket dari versi OS Ubuntu yang berbeda. Misalnya, Ubuntu Anda 16.04 tetapi Anda pasang repositori Ubuntu 17.04 maka ini bisa merusak sistem. Ubuntu 16.04 32 bit harus dipasangi repositori Ubuntu 16.04 32 bit pula (harus sama persis).

Percontohan

Artikel seri ke-12 ini mencontohkan pemasangan DVD instalasi Ubuntu 16.04 64 bit sebagai repositori untuk Ubuntu 16.04 64 bit. Adapun jenis CD lain caranya sama saja.

Langkah 1

Jalankan perintah apt-cdrom dengan memakai alamat “mount point” dari Ubuntu Anda :

$ sudo apt-cdrom add /media

Langkah 2

Terminal akan meminta Anda memasukkan CD repositori.

Masukkan CD ke perangkat CDROM lalu tekan Enter. Jika ada lebih dari 1 CD, masukkan keping urutan pertama sebelum urutan berikutnya.

Langkah 3

Biarkan Terminal menayangkan aksi apt-cdrom memindai (scanning) CD repositori Anda.

Jika pemindaian selesai, apt-cdrom akan mengatakan “Repeat this process for the rest of CDs in your set” artinya Anda diminta memindai juga keping urutan berikutnya apabila ada.

Langkah 4

Periksa kebenaran pemasangan sumber CD repositori di sistem Anda dengan 3 hal : perintah apt-cache policy, cek isi sources.list, dan cek /var/lib/apt/lists/ Anda.

Dengan apt-cache :

Karena di setiap CD OS Ubuntu Desktop pasti ada paket wvdial, maka perintah apt-cache policy wvdial  pasti menampakkan alamat CDROM berikut apabila benar sumber CD OS Ubuntu telah terpasang sebagai repo.

Cara lebih pasti untuk melihat kebenaran pemasangan CD repositori adalah perintah apt-cache policy saja :

Cek sources.list :

Melihat sources.list bisa memastikan apakah CD repositori sudah dikenali atau tidak :

Cek /var/lib/apt/lists/ :

Melihat isi direktori ini memastikan apakah peta repositori dari CDROM sudah dibuat atau belum :

Selamat Menginstal

Sekarang Anda bisa menginstal software yang dimuat di dalam CD repositori tersebut dengan perintah apt-get install  seperti biasa.

Bedanya, Anda tidak akan diminta sambungan internet, melainkan hanya diminta memasukkan CD ke repositori CDROM.

Saya contohkan instalasi program wvdial yang diambil dari CD instalasi OS Ubuntu 16.04 saya (bukan DVD repositori).

Demikian panduan singkat mengenai repositori CDROM, dengan percontohan instalasi Ubuntu 16.04 64 bit.

Komentar Pembaca . . .

Yakin Ngga Mau Diskusi ?

Yuk diskusi cerdas. Gunakan nama asli agar komentar Anda disetujui.