Mengenal Sistem Operasi Neon, Distro GNU/Linux Dari KDE

KDE Neon adalah sebuah sistem operasi + repositori GNU/Linux yang resmi dikembangkan oleh KDE Project untuk membawa keseluruhan KDE Software terbaru di setiap rilisnya.

Dengan kata lain, pengguna yang cuma mau menjajal KDE Plasma Desktop versi terbaru, kini tidak perlu lagi menginstal paket di OS saat ini, tetapi ia cukup menjalankan LiveCD KDE Neon terbaru.

Selain itu, jika pengguna mau menginstal software buatan KDE Project apa saja (misalnya Kalzium atau KTorrent), cukup instal dari repo resmi KDE Neon.

KDE Neon sebagai OS bisa dipasang dan digunakan full layaknya distro GNU/Linux biasanya. Tulisan ini memperkenalkan KDE Neon untuk pengguna pemula.

1. Unduh KDE Neon

Neon OS bisa diunduh di alamat https://neon.kde.org/download.

Bagi pengguna pemula, pilih saja versi User Edition – Regular (yang bukan LTS). Versi ini saya pakai di laptop sehari-hari dan sangat lancar.

2. Tampilan Desktop Neon

Neon GNU/Linux versi 5.8 membawa KDE Plasma desktop 5.8. Berikut ini tampilan desktop-nya dari laptop saya.

Spread Window

Menu Selayar

3. Apa Itu Neon

KDE Neon sebenarnya adalah sebuah repositori software oleh KDE Project yang kemudian dibuatkan OS-nya, Neon GNU/Linux.

Artinya, Neon itu sebuah repositori raksasa yang berisi semua produk software & aplikasi dari KDE Project (Plasma, KF, KDE Edu, KDevelop, dll.) yang dimutakhirkan dengan sangat cepat dan bisa dinikmati oleh pengguna akhir sebagai OS siap pakai bernama Neon GNU/Linux.

Jadi nama Neon merujuk kepada 2 perkara,  repositorinya dan OS-nya.

Neon GNU/Linux ialah OS turunan Ubuntu sehingga ia bisa diunduh dan dipasang di komputer Anda.

Neon OS dikhususkan untuk KDE murni oleh KDE Project, terutama untuk memudahkan para tester mengetes setiap komponen KDE versi terbaru.

Kendati demikian, karena ia kompatibel dengan repo Ubuntu, pengguna akhir bisa memakainya sebagai OS untuk kebutuhan sehari-hari.

Neon OS tidak seperti distro lain, dia hanya mendukung arsitektur 64 bit.

4. Fitur Neon

Neon sebagai distro sekaligus sebagai repo menawarkan Anda segala kebaikan free software :

  • Sedia repo keseluruhan KDE Software versi paling baru siap instal (+ source code)
  • Seluruh paket-paket software KDE berversi terbaru seperti KStars, Marble, KDE Framework, KOrganizer, dst.
  • Sistem operasi full version tanpa batasan fitur
  • Berlisensi free software; pengguna boleh menjual, menggandakan, mengubah, mempelajari cara kerja, dan menggunakan Neon tanpa batas waktu untuk tujuan apa pun
  • Paketnya berformat .deb
  • Cara kerja & perintah konsolnya sama dengan Ubuntu (karena Neon OS turunannya)
  • Software aplikasinya sama banyaknya dengan Ubuntu (karena Neon OS bisa memakai repo Ubuntu)
  • Kompatibel dengan PPA Ubuntu
  • LiveCD, bootable
  • Otomatis mendeteksi hardware tanpa instalasi driver
  • Tampilan KDE Plasma Desktop

5. Beda Neon dengan Kubuntu

Anda mungkin bertanya apa bedanya Neon OS dengan Kubuntu, yang sama-sama GNU/Linux bertampilan KDE Plasma.

Bedanya adalah kebaruan versi Plasma Desktop yang dibawanya :

  • Neon OS : dikembangkan oleh KDE Project sendiri sehingga setiap Plasma rilis Neon OS dirilis & keseluruhan KDE Software (juga Qt) di reponya di-update setiap kali ada rilis baru
  • Kubuntu : bukan distro resmi KDE dan ia tidak merilis versi terbaru setiap Plasma terbaru dirilis & keseluruhan KDE Software di reponya tidaklah di-update setiap kali ada rilis baru

Jadi perbedaannya terletak pada Neon OS memberi versi KDE Software paling baru sedangkan Kubuntu tidak.

6. Versi-Versi Neon GNU/Linux

Dilihat dari status rilisnya, Neon OS punya 2 edisi rilis : ada User Edition dan ada Developer Edition.

Dilihat dari kebaruannya, masing-masing edisi punya 2 versi lagi : User Edition punya Regular dan LTS; sedangkan Developer Edition punya Unstable dan Stable.

Versi Developer lebih baru versi paket-paketnya dibanding versi User, dan versi Regular lebih baru dibanding LTS.

Maka totalnya ada 4 edisi berbeda di setiap rilis Neon OS, dan mereka semua punya repo masing-masing dengan kebaruan sesuai nama edisinya.

Neon GNU/Linux versi terbaru akan dirilis setiap kali KDE Plasma Desktop versi terbaru dirilis. Misalnya Plasma 5.8 dirilis, maka Neon OS 5.8 juga ikut dirilis; Plasma 5.9 dirilis Neon OS 5.9 dirilis; dan seterusnya.

7. Untuk Siapa Neon

Neon ditujukan paling utamanya untuk para tester supaya bisa menguji versi terbaru setiap komponen KDE Software.

Hal ini menguntungkan pengembangan KDE itu sendiri. Ini termasuk para penulis review (seperti Tim Linuxku.com kami) agar dapat membuat artikel KDE lebih cepat dan mudah.

Namun KDE Project tetap menyediakan versi User Edition yang kebaruannya sepadan yang sangat cocok dipakai oleh pengguna akhir.

Keluar dari semua itu, jelaslah, KDE Neon itu ditujukan untuk mereka yang sangat menyukai KDE. Barang siapa ingin tahu KDE lebih mendalam silakan coba Neon.

Singkatnya demikian.

8. Kebutuhan Memori Neon GNU/Linux

KDE Plasma desktop itu tergolong sangat enteng bila dibanding DE-DE modern saat ini seperti Unity, Pantheon, DDE, dan GNOME.

Oleh karena tampilannya enteng, maka OS-nya pun enteng, sehingga kebutuhan memori KDE Neon 5.9 rendah sekali ketika idle sekitar 370MB.

Angka ini diukur pada Neon OS baru terinstal.

9. Menengok Repo KDE Neon

Neon itu sendiri sebetulnya sebuah repositori milik KDE.

Sekali Anda memakai Neon OS, Anda bisa memeriksa sendiri kebaruan paket-paketnya melalui perintah APT.

Anda juga bisa melihat langsung ke alamat URL repo Neon melalui web browser.

Sources.list

  • Berkas sources.list yang memuat alamat repo resmi Neon ada di /etc/apt/sources.list.d/neon.list.
  • Berkas sources.list yang memuat alamat repo Ubuntu (induknya Neon OS) ada di /etc/apt/sources.list seperti biasa.

Alamat Repo Neon

Alamat repo tercantum di dalam neon.list. Isinya ialah repo binary dan repo source code.

Melihat Versi Paket

Contohnya saja paket kalzium, kalgebra, dan kdevelop. Gunakan perintah apt-cache policy seperti di bawah ini dan perhatikan URL setiap paket.

Silakan lihat berada di mana, versi berapa, dan bandingkanlah dengan versi paket repo Ubuntu. Anda akan melihat versi paket dari repo KDE Neon jauh lebih baru.

Melihat Repo Pakai Browser

Anda bisa melihat contoh direktori repo (yang Neon OS Anda mengunduh software darinya) di http://archive.neon.kde.org/user/pool/main/k/kalzium/.

Pada direktori ini tersimpan paket binary (.deb) dan source code (.tar.xz) dari program Kalzium (huruf ‘k’) dengan kebaruan paket 2 Maret 2017 (baru dibarukan 1 hari lalu).

Tentang KDE Plasma Desktop

Di komunitas free software, lebih terkhusus di keluarga sistem operasi GNU/Linux, saat ini tersedia lebih dari 10 “merek” tampilan desktop berbeda dari 10 pengembang berbeda pula.

Tampilan-tampilan ini disebut “desktop environment” dan disingkat “DE”.

KDE Plasma Desktop adalah salah satu dari 10 lebih DE tersebut, bahkan dialah yang tertua (sejak 1996), berciri khas tampilan berkilau & futuristik, dikembangkan oleh komunitas raksasa bernama KDE Project.

Nama panjang KDE Plasma Desktop disebut juga “Plasma”.

Komentar Pembaca . . .

Yakin Ngga Mau Diskusi ?

Yuk diskusi cerdas. Gunakan nama asli agar komentar Anda disetujui.