Tips dan Trik Mengoptimalkan Nginx di VPS Spesifikasi Rendah

Dapatkan update terbaru Linuxku.com di kanal Telegram https://telegram.me/linuxkudotcom.

Tulisan kali ini, penulis akan sedikit tips dan trik tentang bagaimana cara mengoptimalkan penggunaan Nginx pada VPS yang memiliki spesifikasi yang rendah. Penulis melalu kan praktek ini pada VPS di Digital Ocean dengan spesifikasi Single-Core dengan RAM 512 MB.

Langsung saja kita mulai, pertama-tama cek dahulu CPU yang Anda gunakan berapa core kah?

$ grep ^processor /proc/cpuinfo | wc -l

Jika Anda hanya memiliki satu maka:

worker_processes  1;

Kita batasi, misalnya koneksi sebanyak 1024 client perdetik.

worker_connections 1024;

Buffer

Kita masuk ke penanganan masalah Buffer kita gunakan pengaturan di bawah ini:

client_body_buffer_size 10K;
client_header_buffer_size 1k;
client_max_body_size 8m;
large_client_header_buffers 2 1k;

Adapun keterangan dari pengaturan di atas sebagai berikut:

client_body_buffer_size:
Ini menangani POST yang dikirim ke Nginx.

client_header_buffer_size:
Untuk menangani header yang di-request oleh client.

client_max_body_size:
Ukuran maksimum yang dibolehkan dari client request. Jika melebihi batas, maka Nginx akan menampilkan error 413 atau “Request Entity Too Large”.

large_client_header_buffers:
Ukuran maksimum dari buffer untuk client headers.

Timeout

Kemudian lanjut ke pengaturan timeout

client_body_timeout 12;
client_header_timeout 12;
keepalive_timeout 15;
send_timeout 10;

Gzip

Gunakan pengaturan di bawah ini:

gzip             on;
gzip_comp_level  3;
gzip_min_length  1000;
gzip_proxied     expired no-cache no-store private auth;
gzip_types       text/plain application/x-javascript text/xml text/css application/xml;

Penulis mengeset gzip_comp_level hanya memberi nilai 3, mengapa? karena ini merupakan pengaturan yang aman untuk pengguna VPS kecil. Perlu diperhatikan gzip ini memang fungsinya untuk mengompres situs kita hingga akses dari browser menjadi lebih cepat, semakin besar level semakin bagus karena ukuran akan semakin kecil; akan tetapi menjadikan beban pada server bertambah, oleh karena itu jangan telalu besar levelnya bagi Anda pengguna server / VPS kecil

Access Log

Yang terkahir ini sebenarnya opsional saja, jika Anda tidak memerlukan access log.

access_log off;

Jika semua pengaturan sudah dilakukan jalan lupa cek dahulu dengan perintah:

nginx -t

Jika tidak ada masalah langsung saja, restart Nginx Anda agar konfigurasi berjalan dengan sebagaimana mestinya.

$ sudo service nginx restart
$ sudo systemctl restart nginx

Semoga bermanfaat ๐Ÿ™‚

Yakin Ngga Mau Diskusi ?

Yuk diskusi cerdas. Gunakan nama asli agar komentar Anda disetujui.