Cara Menyalin Berkas di Server tanpa Root di Centos, Fedora, RHEL

 Dapatkan update terbaru Linuxku.com di kanal Telegram https://telegram.me/linuxkudotcom

Melanjuti tulisan lalu mengenai tata cara penyalinan berkas dari localhost ke Server / VPS yang mana tulisan itu hanya diperuntukan pengguna distro Debian, Ubuntu dan derivarifnya saja (bisa Anda lihat di: http://www.linuxku.com/2016/05/menyalin-berkas-di-server-tanpa-root.html). Lain hal jika Server / VPS kita berdistro RHEL, Fedora, Centos serta derivatifnya. Ada sedikit kebutuhan dependensi yang perlu Anda pasang di distro tersebut.

Tulisan kali ini adalah membahas mengenai cara yang penulis lakukan ketika menangani VPS berdistro Centos 6 dan 7, dan sudah barang tentu untuk distro lainnya yang serupa seperti Fedora dan RHEL dapat melakukan tutorial pada tulisan ini, karena sebagaimana yang kita tahun mereka adalah derivatif dari Fedora.

Tahap Pemasangan

Langsung saja kita praktek. Pertama-tama, kita pasang openssh-askpass, caranya:

$ sudo yum install -y openssh-askpass

Kemudian dependensinya:

$ sudo yum install -y xorg-x11-xauth xorg-x11-fonts-misc libcanberra-gtk2 dejavu-lgc-sans-fonts

Dependensi di atas wajib dipasang pada VPS/Server Anda, mengapa? Jika tidak openssh-askpass tidak akan dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya. Kemudian font dejavu-lgc-sans, jika tidak dipasang kita password dialog muncul akan menampilkan tulisan kotak-kotak saja yang tidak terbaca.

Tahap Penggunaan

Setelah selesai kita memasang openssh-askpass beserta dependensi kebutuhannya, lanjut sekarang kita mulai praktik. Yakni masukan perintah berikut:

$ rsync -chavzPe 'ssh -X' --stats 
--rsync-path='SUDO_ASKPASS=/usr/libexec/openssh/ssh-askpass sudo -A rsync' 
[email protected]:/usr/share/nginx/html/ /home/kusuma

Penjelasan Perintah:

c = checksum, adalah untuk mengecek kesamaan antara berkas dalam peladen
dengan lokal jika keduanya tidak sama maka ambil yang terbaru.
h = human readable, adalah untuk mengetahui besaran satuan berkas dalam jumlah KB, MB, ataupun GB.
a = archive mode / equal, berkas harus serupa antara peladen dengan lokal.
v = verbose, untuk menampilakan informasi tentang apa saja yang dilakukan oleh rsync.
z = compress file during transfer, yakni berfungsi untuk menghemat bandwidth pada saat transfer.
P = progress, selain verbose metode progress juga dibutuhkan untuk mengetahui informasi progress dari rysnc tersebut.
e = execute / remote ssh, mengekseksi perintah ssh dalam rsync sama halnya seperti Anda mengeksekusi ssh secara langsung.

[email protected]:/usr/share/nginx/html/ adalah sumber dari peladen.
/home/kusuma/ adalah tujuan ke lokal.
–rsync-path=’SUDO_ASKPASS=/usr/libexec/openssh/ssh-askpasssudo -A rsync’ adalah path dimana ssh-askpass disimpan dalam peladen Anda.

Jika berhasil maka akan tampil seperti gambar di bawah ini:

Semoga bermanfaat 🙂

Yakin Ngga Mau Diskusi ?

Yuk diskusi cerdas. Gunakan nama asli agar komentar Anda disetujui.