Seri Manajemen Paket Ubuntu 3: Mengenal Dpkg

Tulisan ini memperkenalkan mengenai dpkg, perintah-perintahnya, dan bagaimana secara umum mengelola paket program di keluarga sistem operasi Debian (khususnya Ubuntu) dengannya. Panduan ini bisa diterapkan di Linux Mint, BlankOn, gNewsense, dan distro keluarga Debian lainnya. Diharapkan dengan ini pembaca memperoleh gambaran dasar sekaligus mampu melakukan manajemen paket dasar (install & remove) dengan dpkg. Aturan baca tulisan ini adalah perintah bertanda # dilakukan sebagai root sedangkan $ sebagai user biasa. Tulisan ini lanjutan dari Seri Manajemen Paket 2: Repositori. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Ringkasan

  1. Tentang Dpkg
  2. Melihat Daftar Paket
  3. Instal Paket
  4. Hapus Paket
  5. Contoh Penggunaan
  6. Singkatan-Singkatan

Tentang Dpkg

Dpkg (nama program: dpkg) adalah program manajer paket (package manager) yang berasal dari sistem operasi Debian. Dpkg asalnya dibuat dalam bahasa Perl oleh Ian Murdock (bapak Debian) beserta rekan-rekannya. Di sebuah distribusi GNU/Linux, dpkg yang bertugas menginstal paket sementara apt yang bertugas mencari depedensi. Format paket yang dikenal oleh dpkg adalah .deb. Dpkg digunakan secara internal, yakni hanya di dalam sistem operasi dan tidak berhubungan dengan repositori di luarnya. Berbeda dengan apt yang bekerja secara eksternal, berhubungan dengan repositori di luar sistem. Tulisan ini membahas tentang dpkg.

Melihat Daftar Paket

Dpkg bisa menayangkan seluruh paket terinstal di dalam sistem dengan perintah:

 $ dpkg --list

Instal Paket

Dpkg tugas utamanya adalah menginstal paket dan perintahnya adalah:

# dpkg --install <nama_paket>

Hapus Paket 

Dpkg selain menginstal, harus bisa menghapus paket yang sudah terinstal. Perintahnya adalah:

 # dpkg --remove <nama_paket>

Contoh Penggunaan

Berikut ini contoh penggunaan paling sering dilakukan atau paling esensial sehari-hari bagi pengguna akhir. Disebutkan contoh langsung agar pembaca mudah memahami.

1. Instal Paket

Intisari tugas dpkg adalah menginstal paket satu per satu. Misalnya pembaca ingin menginstal program fping yang paket itu bisa diperoleh dari packages.ubuntu.com, maka perintah untuk menginstal paket fping tersebut ialah

 # dpkg --install fping_3.13-1_i386.deb

Contoh output:

[email protected]:~$ sudo dpkg --install fping_3.13-1_i386.deb 
[sudo] password for master: 
Selecting previously unselected package fping.
(Reading database ... 265493 files and directories currently installed.)
Preparing to unpack fping_3.13-1_i386.deb ...
Unpacking fping (3.13-1) ...
Setting up fping (3.13-1) ...
Processing triggers for man-db (2.7.5-1) ...
[email protected]:~$

Keterangan: pembaca bisa mengunduh paket fping sesuai versi Ubuntu yang digunakan dari alamat http://packages.ubuntu.com/search?keywords=fping&searchon=names&suite=all&section=all. Jangan menginstal paket dari versi Ubuntu berbeda.

2. Hapus Paket

Setelah menginstal, pengguna mungkin ingin menghapus paket terinstal. Contoh di atas paket fping sudah diinstal maka bisa dihapus. Perintahnya seperti ini:

 # dpkg --remove fping_3.13-1_i386.deb

Contoh output:

[email protected]:~$ sudo dpkg -r fping
(Reading database ... 265502 files and directories currently installed.)
Removing fping (3.13-1) ...
Processing triggers for man-db (2.7.5-1) ...
[email protected]:~$ 

3. Instal Banyak Paket Bersamaan

Dpkg mampu menginstal banyak paket bersamaan di dalam sebuah direktori. Artinya, pengguna tidak perlu mengetik satu per satu nama paket yang mau diinstal (bayangkan jika ada 1000 nama paket) melainkan cukup ketik 1 karakter seperti ini:

# dpkg -i *.deb

Keterangan: perintah di atas maksudnya menyuruh dpkg untuk menginstal seluruh paket .deb di satu direktori yang sama. Selalu pastikan Anda tahu di mana direktori Anda saat ini dengan perintah pwd.

4. Memeriksa Terinstal Tidaknya Suatu Paket

Opsi –list bisa digunakan di sini digabung dengan grep seperti:

dpkg --list | grep -i fping

Contoh output:

[email protected]:~$ dpkg --list | grep -i fping
ii  fping                                        3.13-1                                              i386         sends ICMP ECHO_REQUEST packets to network hosts
[email protected]:~$

Keterangan: baris perintah di atas menyambungkan perintah pertama kepada perintah kedua. Perintah pertama meminta seluruh daftar paket terinstal di dalam sistem, di tengah-tengahnya ada pipeline (|) penyambung perintah, perintah kedua menyaring output perintah pertama supaya hanya menampilkan baris yang berisi nama “fping”. Opsi -i membuat grep tidak melihat huruf kecil/besar. Output di atas memberikan informasi bahwa paket bernama fping terinstal (ii) dengan versi 3.13-1. Aktivitas perintah ini sama persis dengan tampilan daftar paket di Synaptic Package Manager dan semisalnya.

5. Memeriksa Versi Paket Terinstal 

Sama dengan poin 4 di atas.

dpkg --list | grep -i fping

Singkatan-Singkatan

Opsi pada perintah dpkg memiliki singkatan-singkatan sebagai berikut:

  • –install bisa ditulis -i
  • –list bisa ditulis -l
  • –remove bisa ditulis -r

Contohnya perintah dpkg –install paket.deb bisa ditulis dpkg -i paket.deb.

Kamus Istilah 

  • Paket: package; istilah untuk menyebut berkas yang memuat suatu software dalam bentuk binary atau source code. Di GNU/Linux, tidak semua paket berisi software tetapi bisa juga berisi berkas lain seperti wallpaper (disebut paket wallpaper), icons (paket icon), dokumentasi (paket docs), dan lain-lain. Masing-masing bisa diinstal ke sistem. Format paket di keluarga sistem operasi Debian adalah .deb, sedangkan di Windows .msi. Umumnya sebuah distribusi GNU/Linux memiliki 10000 paket lebih di dalam repositorinya.
  • Manajer paket: package manager; software yang bertugas me-manage paket di dalam sistem. Di keluarga sistem operasi Debian, manajer paketnya adalah dpkg. Di sistem operasi Arch Linux, pacman. Di Fedora, rpm.
  • Sistem manajemen paket: package management system; sistem yang mengelola input, process, dan output dari suatu paket di dalam sistem. Nama sistem manajemen paket lazimnya digunakan di GNU/Linux, sedangkan di Windows lazim dinamakan add/remove programs.
  • root: pengguna dengan kuasa paling tinggi di sistem operasi keluarga UNIX. Cara untuk berubah menjadi root adalah dengan perintah su. Lebih disarankan menggunakan perintah sudo supaya tidak berubah permanen.
  • user biasa: user yang selain root. Kuasa user biasa terbatas pada direktorinya sendiri, tidak kepada seluruh sistem.
  • Remove: hapus, uninstall; istilah untuk kegiatan mencabut software dari komputer.

Review Artikel Ini

Kualitas isi & gaya bahasa artikel :

Isi Form Feedback

Berikan alasan Anda memberikan review rendah

RajaBackLink.com

Ini Komentar Mereka . . .

Yakin Ngga Mau Komen ?

Yuk diskusi cerdas. Gunakan nama asli agar komentar Anda disetujui.