Seri Manajemen Paket Ubuntu 2: Mengenal Repositori

Dapatkan update terbaru Linuxku.com di kanal Telegram https://telegram.me/linuxkudotcom.

Tulisan ini memberikan pengetahuan umum mengenal repositori suatu distribusi GNU/Linux terkhusus Ubuntu. Dijelaskan mulai perbandingan budaya pengguna, pengertian repositori, contoh repositori, klasifikasi repositori, sampai metode umum mengonfigurasinya di Ubuntu pada komputer lokal. Tulisan ini adalah  lanjutan dari artikel Perkenalan Sistem Manajemen Paket. Semoga tulisan ini bermanfaat.

 

Ringkasan

  1. Perbandingan Platform
  2. Definisi Repositori
  3. Definisi Mirror
  4. Contoh Mirror Repositori Ubuntu
  5. Klasifikasi Repositori Ubuntu
  6. Berkas Konfigurasi Lokal
  7. Contoh Isi sources.list
  8. Metode Mengonfigurasi Pemakaian Repositori
  9. Distribusi Repositori
  10. Referensi

Perbandingan Platform

Di platform sistem operasi Microsoft Windows atau Apple OS X, pengguna komputer terbiasa menginstal paket software dengan mengambilnya satu demi satu dari masing-masing situs software tersebut. Jika ada 10.000 software secara teori ada 10.000 situs web yang dikunjungi. Umumnya pula di sana, paket software didistribusikan dalam boks CD (contohnya Adobe Photoshop).

Di platform GNU/Linux, terkhusus di Ubuntu, yang terjadi adalah kebalikannya. Mayoritas paket software yang dibutuhkan pengguna akhir telah disediakan oleh developer distribusi di dalam repositori. Anda mau software untuk desain grafis dan audio? Ada di repositori. Anda mau wallpaper dan web browser? Ada di sana. Total jumlah paket software untuk satu repositori Ubuntu bisa lebih dari 50.000 paket (lihat contoh 16.04). Di Ubuntu, pihak yang membuat repositori Ubuntu adalah para developer Ubuntu. Distribusi GNU/Linux yang lain memiliki repositorinya sendiri-sendiri. Pengguna akhir cukup menginstal paket software dari satu repositori distribusinya sendiri, tidak mengunduh manual dari satu per satu situs. Setiap developer distribusi GNU/Linux (termasuk Ubuntu) menyediakan repositori sebagai layanan untuk para penggunanya.

Menyediakan suatu repositori adalah pengorbanan. Setiap developer melakukan pengambilan upstream-upstream, mengolahnya, lalu meletakkannya di repositori. Penyediaan ini adalah proses yang sangat berat. Sebagian distribusi memberikan layanan ini berbayar (seperti Red Hat Enterprise Linux) dan sebagian gratis (seperti Ubuntu). Paket-paket di sebuah repositori untuk satu rilis saja bisa berukuran puluhan GB. Contohnya, total ukuran untuk repositori Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat tahun 2010 adalah 30 GB. Lebih-lebih lagi server yang berisi seluruh repositori untuk seluruh rilis Ubuntu bisa berukuran sekitar 1 TB pada saat ini. Bacalah artikel Perkenalan Sistem Manajemen Paket untuk hal ini.

Definisi Repositori

Repositori (Inggris: repository) adalah direktori tempat paket-paket software disimpan. Pengguna akhir mengambil paket-paket software dari repositori. Repositori milik suatu distribusi GNU/Linux disimpan di dalam suatu server yang tersambung ke jaringan internet. Pengguna mengakses repositori (instal & pemutakhiran paket software) melalui jaringan internet. Repositori adalah layanan dari pihak developer distribusi GNU/Linux kepada pengguna akhir.

Definisi Mirror

Mirror (Indonesia: cermin) adalah istilah di dunia internet untuk menyebut server yang merupakan salinan persis dari server lain. Di dalam konteks server repositori, mirror dari suatu server repositori berarti server salinan yang sama persis isinya dengan server repositori lain. Mirror repositori adalah layanan dari komunitas atau pihak tertentu terhadap pengguna akhir.

Di komunitas GNU/Linux, server repositori dari suatu distribusi bisa memiliki mirror-mirror yang tersebar di seluruh dunia. Umumnya, pihak yang menyediakan mirror adalah universitas, perusahaan tertentu, atau pemerintahan yang meletakkan mirror itu pada server-server mereka. Tujuan penyediaan mirror di suatu negara umumnya untuk memperpendek jarak transfer jaringan antara pengguna akhir dengan server repositori. Akhirnya pengguna akhir bisa mengambil paket software dari mirror yang tersedia paling dekat di negaranya sendiri, tidak perlu mengambil dari server di luar negeri. Artinya, pengguna akhir bisa memilih mirror repositori mana pun yang diinginkan selama itu tersedia karena seluruh server mirror isinya sama persis satu sama lain.

Contoh Mirror Repositori Ubuntu

Repositori Ubuntu yang resmi dari pengembang bisa dilihat di situsnya yaitu http://archive.ubuntu.com. Semua mirror repositori di seluruh dunia menyalin repositori resmi ini. Sedangkan repositori Ubuntu yang merupakan mirror ada banyak sekali. Contohnya salah satu mirror repositori Ubuntu di Indonesia adalah http://kambing.ui.ac.id/ubuntu dari Universitas Indonesia. Salah satu mirror repositori Ubuntu di negara Jepang misalnya http://ftp.tsukuba.wide.ad.jp/Linux/ubuntu/ dari Universitas Tsukuba. Pembaca dapat memerhatikan lebih dekat bahwa struktur direktori repositori Ubuntu di dalam kambing atau tsukuba adalah sama dengan di dalam archive. Karena itulah mereka dinamakan mirror.

Klasifikasi Repositori Ubuntu 

(1) Dibagi berdasarkan komponennya, maka repositori Ubuntu terbagi menjadi empat jenis untuk setiap rilisnya:

  • main: dikelola resmi oleh developer Ubuntu, free software.
  • restricted: dikelola resmi oleh developer Ubuntu, nonfree software.
  • universe: dikelola oleh selain developer Ubuntu, free software.
  • multiverse: dikelola oleh selain developer Ubuntu, nonfree software. 

Keterangan: yang disebut free software dan nonfree software adalah klasifikasi software yang ditetapkan mencocoki atau tidak mencocoki dokumen Licensing Ubuntu http://www.ubuntu.com/about/about-ubuntu/licensing. Prinsip free software yang dimaksud oleh Ubuntu adalah free as in freedom (bukan free = gratis) yang dijelaskan di http://www.ubuntu.com/about/about-ubuntu/our-philosophy.

(2) Dibagi berdasarkan wujud paketnya:

  • deb: paket DEB biner.
  • deb-src: paket DEB source code. 

Keterangan: seluruh pengguna secara umum hanya membutuhkan repositori paket biner. Repositori paket source code biasanya dibutuhkan oleh developer. Repositori yang biasanya diaktifkan oleh pengguna akhir adalah deb, sedangkan deb-src biasanya dinonaktifkan.

(3) Dibagi berdasarkan pasca-rilis (post-release) yang disediakan untuk setiap rilis, maka repositori pasca-rilis Ubuntu terbagi menjadi empat jenis:

  • $release-security: pemutakhiran keamanan.
  • $release-updates: pemutakhiran tambalan bug yang tidak berhubungan dengan keamanan.
  • $release-proposed: pemutakhiran tambalan bug khusus untuk keperluan testing yang nantinya akan masuk ke $release-updates.
  • $release-backports: pemutakhiran paket yang dibuat dari rilis setelahnya untuk rilis sebelumnya.

Berkas Konfigurasi Lokal

Berkas konfigurasi repositori yang ada di dalam setiap sistem Ubuntu terinstal terletak di  

  • /etc/apt/sources.list: berkas yang berisi daftar sumber repositori resmi. 
  • /etc/apt/sources.list.d/: direktori yang berisi berkas-berkas .list berisi daftar sumber repositori pihak ketiga.

Contoh Isi sources.list 

(1) Contoh isi sebuah berkas sources.list berdasarkan penjelasan yang telah berlalu adalah sebagai berikut:

deb http://id.archive.ubuntu.com/ubuntu/ wily main restricted universe multiverse
deb http://id.archive.ubuntu.com/ubuntu/ wily-security main
deb http://id.archive.ubuntu.com/ubuntu/ wily-updates main
deb http://id.archive.ubuntu.com/ubuntu/ wily-backports main 
deb http://id.archive.ubuntu.com/ubuntu/ wily-proposed main

Keterangan: contoh di atas berasal dari Ubuntu 15.10 (Wily Werewolf). Karena itu, nama $release di situ diganti wily (dari Wily Werewolf) dan $release-updates diganti wily-updates. Pada baris pertama, empat komponen repositori semua diaktifkan. Pada tiga baris terakhir, semua repositori pasca-rilis diaktifkan. Untuk mengonfigurasi sources.list, pengguna harus mengetahui nama rilis dari rilis Ubuntu yang digunakannya. Baca daftar nama-nama rilis di https://wiki.ubuntu.com/Releases.

(2) Contoh isi sources.list yang umum digunakan lebih pendek seperti ini:

deb http://id.archive.ubuntu.com/ubuntu/ wily main restricted universe multiverse
deb http://id.archive.ubuntu.com/ubuntu/ wily-security main
deb http://id.archive.ubuntu.com/ubuntu/ wily-updates main 

Keterangan: baris untuk repositori $release-backports dan $release-proposed dihilangkan. Konsekuensinya adalah perintah apt-get update akan mengunduh lebih sedikit berkas indeks dan sistem tidak memperoleh paket dari backports maupun proprosed. Tiga baris contoh di atas adalah yang paling umum dan wajar digunakan pengguna akhir.

Metode Mengonfigurasi Pemakaian Repositori

Di komputer lokal, untuk bisa mempergunakan layanan repositori Ubuntu, pengguna harus mengatur konfigurasi repositorinya. Pengaturannya tersedia baik secara CLI maupun GUI, secara manual atau otomatis. Adapun metode secara umum langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

  1. Sunting sources.list: tetapkan sumber repositori apa saja yang hendak dituju oleh Ubuntu. 
  2. Lakukan reloading: perintahkan sudo apt-get update. Perintah reloading ini tujuannya untuk mengambil daftar isi dari repositori yang dituju. Tanpa daftar isi, maka Ubuntu tidak mengetahui di mana harus mengambil paket. Reloading cukup dilakukan satu kali setiap pengguna mengubah sources.list. Umumnya kebutuhan data setiap satu reload adalah sekitar 15 MB.
  3. Lakukan manajemen paket: silakan instal paket atau update Ubuntu sesuka Anda. 

Catatan: reloading secara CLI dilakukan dengan apt-get update, tetapi secara GUI bisa dilakukan otomatis dengan klik tombol Reload di Synaptic.

Distribusi Repositori

Repositori dari suatu GNU/Linux seperti Ubuntu, didistribusikan setidaknya dengan dua jalur. Jalur pertama seperti dijelaskan di atas yakni dengan menggunakan jaringan internet. Jalur kedua adalah dengan media fisik yang portabel. Contoh jalur kedua yang paling umum adalah DVD repositori. Karena repositori bisa disalin ke sesama server, maka bisa pula disalin ke DVD atau media lain. DVD repositori atau mungkin HDD repositori sangat mempermudah pengguna akhir yang kesulitan mengakses internet supaya tetap bisa menginstal paket software. Pengguna bisa memperolehnya dari toko online seperti Juragan Kambing.

Referensi 

Review Artikel Ini

Kualitas isi & gaya bahasa artikel :

Isi Form Feedback

Berikan alasan Anda memberikan review rendah

RajaBackLink.com

Ini Komentar Mereka . . .

Yakin Ngga Mau Komen ?

Yuk diskusi cerdas. Gunakan nama asli agar komentar Anda disetujui.