Install Nginx di Centos 7

 Dapatkan update terbaru Linuxku.com di kanal Telegram https://telegram.me/linuxkudotcom

Nginx (baca: engine x) adalah server HTTP dan Proxy dengan kode sumber terbuka (source code) Nginx dapat pula berfungsi sebagai proxy IMAP/POP3 (Wikipedia). Salah satu keunggulan Nginx dibandingkan dengan Apache yakni terletak pada ringannya serta memiliki konfigurasi yang simpel lagi mudah. Meskipun hingga saat ini pengguna terbanyak web server adalah Apache, bukan berarti Nginx tidak banyak, justru Nginx termasuk pengguna terbanyak pula setelah Apache.

Setelah sedikit uraian mengenai Nginx dijelaskan, langsung saja kita praktek mengimplementasikan Nginx sebagai web server.

Pemasangan (Install) Nginx

Pertama Login SSH Anda, kemudian langsung saja install nginx tersebut dengan perintah di bawah ini:

Sebelum memasang (install) Nginx pastikan Anda telah memasang pula paket epel-release karena secara asali (default) Nginx tidak berada dalam repository centos, oleh karenanya perlu ditambahkan.

Terlihat dalam gambar di atas tertulis No package nginx available. Solusinya yakni memasang (install) paket epel-release. Caranya sebagai berikut:

$ sudo yum install epel-release

Kemudian baru kita pasang Nginx-nya.

$ sudo yum install nginx

Selanjutnya, setelah selesai yakni jalankan Nginx tersebut.

$ sudo systemctl start nginx

Jika ingin ingin berjalan pada startup, ketik perintah berikut:

$ sudo systemctl enable nginx

Jangan lupa buka port 80 dan 443 agar kita dapat mengakses http dan https.

$ sudo firewall-cmd --permanent --zone=public --add-service=http 
$ sudo firewall-cmd --permanent --zone=public --add-service=https
$ sudo firewall-cmd --reload

Tahap Testing

Setelah selesai memasang Nginx, langkah selanjutnya yakni mengetesnya, apakah benar Nginx sudah berjalan atau belum? Gunakan perintah berikut:

http://ip_server_and

Jika Anda tidak tahu IP server, bisa dicek dengan cara sebagai berikut:

$ ip addr show | grep inet | awk '{ print $2; }' | sed 's//.*$//'

Baris satu dan dua adalah IP lokal atau private dari server Anda, sedangkan baris tiga IP Public v4 dan yang keempat IP Public v6. Gunakan baris ke-3 untuk mengecek Nginx apakah sudah aktif apa belum? Jika sudah seperti gambar di bawah artinya Anda telah sukses memasang Nginx di server Anda.

Lalu apa selanjutnya? 

Selanjutnya yakni membuat virtual host, menjalankan PHP di Nginx, mengoptimasikan Nginx, dan lain sebagainya. Nantikan artikel lainnya di linuxku.com. Pantau terus artikel terbaru kami.
Dapatkan update terbaru Linuxku.com di kanal Telegram https://telegram.me/linuxkudotcom.  
Semoga bermanfaat. 🙂

Yakin Ngga Mau Diskusi ?

Yuk diskusi cerdas. Gunakan nama asli agar komentar Anda disetujui.