Seri LVM 1 : Konsep Logical Volume Management (LVM) di Linux

Dapatkan update terbaru Linuxku.com di kanal Telegram https://telegram.me/linuxkudotcom.

Pengertian LVM

LVM (Logical Volume Management) merupakan fitur untuk menggabungkan beberapa partisi (bisa dalam harddisk yang sama maupun berbeda harddisk) yang disebut sebagai Physical Volume ke dalam satu Volume Group. Dari Volume Group ini kemudian bisa kita buat lagi beberapa Logical Volume sesuai keinginan kita. Nantinya, Logical Volume inilah yang akan kita gunakan sebagai partisi untuk sistem Linux kita, bukan lagi masing-masing Physical Volume.

Jadi bisa disimpulkan, bagian-bagian dari LVM adalah sebagai berikut :

Physical Volume

Ini adalah partisi fisik dari Harddisk yang akan kita gunakan ukurannya untuk Volume Group. Seluruh ukuran dari Volume Group yang kita punya nantinya adalah hasil dari penjumlahan ukuran partisi-partisi Physical Volume. Misal kita mempunyai 2 buah partisi Physical Volume berukuran masing-masing 100GB, maka kita bisa membuat total Volume Group berukuran 200GB.

Volume Group

Volume Group merupakan suatu wadah yang ukurannya adalah dari hasil gabungan beberapa Physical Volume. Nantinya ukuran dari Volume Group ini dapat kita alokasikan untuk membuat beberapa Logical Volume.

Logical Volume

Logical Volume adalah partisi yang bisa kita gunakan di sistem, menggantikan peran dari partisi-partisi fisik didalam sistem partisi biasa (bukan LVM). Logical Volume akan mengambil ukuran dari Volume Groupnya, sehingga kita bisa membuat banyak Logical Volume selama ukuran Volume Groupnya masih cukup. Intinya, yang akan kita gunakan di sistem bukan lagi partisi fisik seperti /dev/sda1 atau /dev/sda2, melainkan Logical Volume.

Konsep LVM

Sebagai ilustrasi, misal kita mempunyai 2 buah harddisk (sda dan sdb) masing-masing memiliki ukuran 250GB dan 300GB. Kemudian di harddisk pertama, kita buat dua buah partisi masing-masing sebesar 1GB (/dev/sda1) untuk partisi /boot dan 249GB (/dev/sda2) untuk kebutuhan lain.

Lalu di harddisk kedua kita buat satu buah partisi sebesar 300GB (/dev/sdb1) untuk kebutuhan lain juga. Jika semua partisi tersebut (kecuali partisi /dev/sda1 yang diperuntukkan partisi /boot) kita gabungkan kedalam 1 buah Volume Group, maka kita akan bisa memiliki Volume Group sebesar 549GB.

Untuk lebih jelasnya silahkan kalian lihat gambar dibawah ini :

Dari gambar terlihat bahwa dari keseluruhan ukuran Volume Group, kita hanya membuat 2 buah Logical Volume, 1 buah sebesar 2GB untuk partisi /, dan 1 buah lagi sebesar 10GB untuk partisi /var. Otomatis kita masih memiliki sisa ukuran sebesar 537GB yang dapat kita gunakan untuk keperluan lain. Entah untuk memperbesar ukuran Logical Volume yang sudah ada maupun untuk membuat Logical Volume yang baru.

Keunggulan LVM

1. Dapat memperbesar dan mengurangi ukuran Volume Group maupun Logical Volume sesuai keinginan.

Jika suatu saat ada salah satu Logical Volume yang sudah hampir penuh, maka kita bisa memperbesar ukuran dari Logical Volume tersebut menggunakan sisa space dari Volume Group yang belum terpakai. Atau bisa juga kita mengurangi ukuran dari Logical Volume yang lain, baru kemudian kita gunakan hasil pengurangan ukuran tadi untuk Logical Volume yang ingin kita tambah.

2. Mempunyai fitur Snapshot

Fitur snapshot adalah fitur dari LVM yang dapat meng-kopi sama persis isi dari suatu Logical Volume. Ini sering digunakan untuk keperluan Backup. Fitur ini akan dijelaskan lebih lanjut di seri LVM berikutnya.

3. Zero downtime

Dalam proses memperbesar atau mengurangi ukuran Volume Group maupun Logical Volume, kita tidak perlu sama sekali meng-unmount partisi terlebih dahulu. Semua bisa dilakukan dalam keadaan aktif.

Penggunaan LVM

LVM sering digunakan pada kasus-kasus partisi yang selalu bertambah besar ukurannya. Seperti Fileserver atau Database Server. Karena jika kita ingin menambah ukuran, kita cukup tambahkan saja harddisk baru kedalam Volume Group. Lalu perbesar ukuran Logical Volume yang digunakan untuk menyimpan file-file untuk Fileserver atau Database Server tadi.

Lihat seri LVM berikutnya :

Seri LVM 2 : Instalasi Centos 7 dengan partisi LVM

Semoga bermanfaat ๐Ÿ™‚

Yakin Ngga Mau Diskusi ?

Yuk diskusi cerdas. Gunakan nama asli agar komentar Anda disetujui.