Backup Konfigurasi Mikrotik Secara Otomatis

Dapatkan update terbaru Linuxku.com di kanal Telegram https://telegram.me/linuxkudotcom.

Jika pada artikel yang tempo lalu kita telah belajar cara untuk membackup konfigurasi Mikrotik, maka pada artikel kali ini saya akan memberikan sedikit trik untuk membackup konfigurasi router Mikrotik kalian secara otomatis. Trik ini merupakan salah satu bentuk pengamanan yang wajib dilakukan oleh kalian. Karena dengan melakukan proses backup secara rutin seperti ini, kalian dapat meminimalisir resiko yang mungkin terjadi ketika ada sesuatu yang tidak diinginkan. Misalnya perangkat kalian tiba-tiba rusak atau tidak sengaja salah konfigurasi. Jika kalian tidak menggunakan trik backup secara otomatis seperti ini, takutnya kalian lupa (biasanya sih malas :p) melakukan backup konfigurasi terbaru router kalian. Setelah itu Kalian baru sadar bahwa kalian terakhir membackup router kalian sudah 2 bulan yang lalu. Parahnya lagi kalian ternyata baru saja melakukan banyak konfigurasi baru seminggu yang lalu. Sehingga apa yang terjadi? Ketika kalian merestore backup-an kalian dengan file backup yang 2 bulan yang lalau itu, konfigurasi terbaru yang kalian lakukan seminggu yang lalu tidak akan muncul.

Oleh karena itu sebaiknya backup konfigurasi Mikrotik ini dilakukan secara otomatis saja. Sehingga kalian tidak perlu lagi melakukan backup secara manual. Backup-an konfigurasi Mikrotik kalian pun akan selalu up-to-date.

Sekarang bagaimanakah caranya? Yuk langsung saja kita praktekkan cara Backup Konfigurasi Mikrotik Secara Otomatis.

1. Bukalah Mikrotik kalian dengan menggunakan winbox. Kemudian buka menu New Terminal, dan ketikkan perintah berikut ini untuk membuat script yang berisi perintah untuk melakukan backup konfigurasi :

> system script add name=backup source=”/system backup save name=backup.router”

Perhatikan pada bagian name, itu adalah nama file backup yang akan muncul. Silahkan kalian ganti sesuai selera kalian jika kalian mau.

2. Setelah itu buatlah penjadwalan agar script tersebut dapat dijalankan pada waktu yang telah kalian tentukan. Misalnya disini saya ingin membuat agar Mikrotik melakukan backup otomatis seminggu sekali setiap hari minggu pada jam 00.00. Maka perintahnya adalah sebagai berikut :

> system scheduler add name=”backup otomatis” start-date=sep/29/2013 start time=00:00:00 interval=7d00:00:00 on-event=backup

Perhatikan pada bagian start-date, itu adalah tanggal dimulainya script ini. Karena saya ingin script ini jalannya setiap hari minggu, maka start-date yang saya berikan adalah hari minggu yang jatuh tepat pada tanggal 29 September. Kemudian bagian interval adalah yang menandakan jeda script ini, dimana 7d disana artinya setiap 7 hari alias seminggu. Kenapa? Saya tadi menginginkan kalau script ini akan berjalan setiap seminggu bukan? Itulah sebabnya.

Nah, Jika kalian menginginkan hari dan tanggal yang lain, silahkan sesuaikan saja ya.

3. Untuk melihat apakah konfigurasi yang kalian masukkan sudah benar, silahkan ketikkan perintah berikut ini :

system scheduler print

4. Nantinya setiap hari minggu jam 00:00 maka router mikrotik saya akan otomatis melakukan backup dimana nama konfigurasinya adalah backup.router yang dapat kalian lihat pada menu Files.

Semoga bermanfaat 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *