Cinnamon – Tampilan klasik ala GNOME 2 dengan kecanggihan GNOME 3

Semenjak tampilan klasik ala GNOME 2 sudah tidak ada lagi dan kemunculan GNOME 3, banyak pro kontra yang terjadi di dunia persilatan Linux. Banyak yang tidak setuju dengan tampilan GNOME 3 yang terlalu kaku dan menjadi agak sulit untuk di oprek. Ini kalo menurut saya menjadi mematahkan filosofi Linux yang penuh kebebasan. Ya, saya termasuk orang yang kontra dengan GNOME 3. DE yang sebelumnya begitu mudah di oprek sana sini, panel bisa dipindah sana-sini, compiz lancar, dan lain-lain, menjadi agak sulit untuk di lakukan di GNOME 3.

Kalian tau kan kenapa popularitas Ubuntu sekarang kalah dengan Linux Mint? Itu karena kejadian waktu kemunculan Ubuntu versi 11.04 yang menggunakan desktop Unity (yang sama kakunya dengan GNOME 3), tetapi Linux Mint tetap menggunakan Desktop environment GNOME 2.x.x. Dan kalian bisa tau sendiri apa efeknya. Baru pada versi yang ke 12, Linux Mint menggunakan GNOME 3 sebagai DE defaultnya. Tapi cerdiknya, Linux Mint juga memberikan DE buatan mereka sendiri yang bernama MATE yang tampilannya sangat mirip dengan GNOME classic untuk pengguna yang tidak suka dengan GNOME 3. Jadi mereka tetap tidak kehilangan pasar GNOME klasiknya.

Nah, ternyata usaha Linux Mint tidak hanya sampai disitu saja untuk terus mengembangkan DE buatan mereka sendiri. Dengan berbasis GNOME 3 dan Mutter, Cinnamon adalah generasi penerus dari MATE yang menggabungkan tampilan klasik ala GNOME 2 dengan kecanggihan GNOME 3. Berbeda dengan MATE yang hanya dikhususkan sebagai replika dari GNOME classic. Jika kalian suka dengan Linux Mint, pasti kalian akan suka dengan DE Cinnamon ini. Patut dicoba deh 😀

Fitur-fitur Cinnamon antara lain :

1. Sebuah panel bawah yang unik dan bisa di autohide (kedepannya bisa di konfigurasi lebih lanjut)
2. Windows list, tombol “show desktop”, ikon systray, dan semua fitur yang telah diperkenalkan di MSGE
3. Launcher panel yang bisa di kustomisasi
4. Sebuah applet speaker yang dapat untuk menjalankan dan mengontrol musik, serta merubah suara dari speaker ke headset.

Versi terbaru dari Cinnamon adalah versi 1.1.3, untuk menginstallnya di Linux Mint, kalian tinggal mengetik perintah ini :

$ sudo apt-get install cinnamon-session

Kemudian silahkan logout dan pilih Cinnamon pada login session.

Berikut tampilan-tampilan dari Cinnamon :

Semoga bermanfaat 🙂

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *