Cara blok website dengan Squid di Debian Squeeze

Hore, posting Debian lagi 😀 hehe Udah lama ya kayaknya, kemaren-kemaren cuma bisa posting yang ringan-ringan aja. Dan kali ini saatnya kita untuk berpesta dengan Debian lagi :D.
Tutorial sekarang akan ngebahas Cara blok website menggunakan Squid di Debian Squeeze. Sebenernya nge blok website dengan Squid ini adalah salah satu penerapan proxy server di Debian. Kenapa enggak saya kasih saja judul “Konfigurasi proxy server di Debian Squeeze”? Oh, tidak bisa. Proxy server itu luas, dan fungsinya bukan hanya untuk nge blok website saja. Jadi ya kita beri saja judul Cara blok website menggunakan Squid di Debian Squeeze sebagai bahan pemahaman dasar Proxy server. Lain kali baru akan kita bahas proxy server yang berfungsi untuk membatasi bandwidth, menyimpan cache dan lain lain 😀
Squid sendiri adalah aplikasi untuk menjalankan proxy server. Dikutip dari wikipedia, Squid adalah sebuah daemon yang digunakan sebagai proxy server dan web cache. Squid memiliki banyak jenis penggunaan, mulai dari mempercepat server web dengan melakukan caching permintaan yang berulang-ulang, caching DNS, caching situs web, dan caching pencarian komputer di dalam jaringan untuk sekelompok komputer yang menggunakan sumber daya jaringan yang sama, hingga pada membantu keamanan dengan cara melakukan penyaringan (filter) lalu lintas.

Yah, cukup untuk pengenalannya, sekarang saatnya untuk tutorialnya.

Cara blok website menggunakan Squid di Debian Squeeze

1. Pertama-tama install dulu Squidnya

# apt-get install squid

2. Konfigurasi file /etc/squid/squid.conf

# nano /etc/squid/squid.conf

Ada beberapa hal yang perlu di edit disini. Perhatikan baik-baik ya.

a. Tekan ctrl + w lalu ketikkan kata kunci acl connect

Click to Reveal!:

Nanti akan ketemu baris acl connect method connect, kemudian tambahkan baris ini dibawahnya :

acl terlarang url_regex -i “/etc/squid/terlarang.txt”

nb: tulisan terlarang (biru) dan terlarang.txt (kuning) bisa kalian ganti sesuka kalian. Nanti tinggal sesuaikan saja.

Click to Reveal!:

b. Tekan ctrl + w lalu cari kata kunci cachemgr. Dibawah baris http_access deny manager, tambahkan http_access deny terlarang

Click to Reveal!:

c. Tekan lagi ctrl + w dan cari kata kunci allow localnet. Kemudian hilangkan tanda pagar (#) di depan http_access allow localnet

Click to Reveal!:

d. Yang terakhir cari kata kunci port 3128, kemudian tambahkan kata transparent setelah baris http_port 3128 seperti gambar dibawah ini.

Click to Reveal!:

Setelah itu save dan tutup filenya.

3. Sekarang buat file untuk tempat menulis situs-situs apa saja yang mau kita blok. Sesuaikan dengan settingan squid.conf tadi ya.

# nano /etc/squid/terlarang.txt

Disini terserah mau kalian masukkan situs apa aja. Sebagai contoh saya masukkan google.com.

Click to Reveal!:

Save dan tutup filenya.

4. Lanjut, ini perintah routing supaya proxynya bisa bekerja.

# iptables -A PREROUTING -t nat -j REDIRECT -p tcp -s 192.168.7.0/24 -d 0/0 –dport 80 –to-ports 3128

nb : yang saya tandai merah itu kalian sesuaikan dengan network address jaringan lokal yang mau kalian arahkan ke proxy.

Click to Reveal!:

5. Yang terakhir restart Squid nya.

# squid -k reconfigure && /etc/init.d/squid restart

Sekarang coba kita test. Buka di browser alamat google.com, jika muncul seperti ini maka Cara blok website menggunakan Squid di Debian Squeeze telah berhasil. 😀

Click to Reveal!:

Semoga bermanfaat 🙂

Komentar Pembaca . . .

  1. sy pengguna debian 6 sy sdh mengikuti tahap demi tahap tp ternyata gagal..
    apa karena sy salah memasukan network address??
    bagaimana cara mengetahui network address??
    mohon pencerahan

    Balas
  2. kemungkinan besar iya mas 🙂 coba dijabarkan topologi dan pembagian ipnya seperti apa mas.

    Untuk mengetahui network address itu gampang mas, misalnya mas punya 3 komputer yang masing-masing memakai ip 192.168.7.1/24, 192.168.7.2/24 dan 192.168.7.3/24, maka mereka itu termasuk di dalam network address 192.168.7.0/24.

    Balas
  3. Debiannya di VM? berarti masukin network address si hostnya mas. Misal hostnya Windows dengan ip 192.168.7.2, nah berarti masukin aja 192.168.7.0/24 .

    semoga terselesaikan 🙂

    Balas
  4. Terima kasih postingan nya semoga bisa berhasil dengan cara ini..agak berbeda sedikit dengan cara yang diajarkan guru saya tapi gak berhasil..apakah sama dengan settingan proxy di debian 5 lenny?

    Balas
  5. kalo masukin alamat email webmasternya dmana ya? terus kan ada kan yang tulisan nya misal gini di paling bawah "by adreansetioso" nah itu nulisnya dmana ya?

    Balas
  6. tambahkan dua baris ini mas dimana aja :

    cache_mgr Duacikbar
    visible_hostname Duacikbar

    ganti duacikbarnya dengan yang masbro kehendaki. atau kalau enggak diedit manual aja error filenya di /usr/share/squid/errors/English/ERR_ACCESS_DENIED

    Balas
  7. mas kalau timbul "squid: ERROR: No running copy" knp ya?sama yg petunjuk ke 4 itu ip nya ip debian kita atau gimana?untuk di coba nya juga harus di komputer lainkah?maaf banyak nanya saya baru belajar

    Balas
  8. mas saya nyoba menambah iptables yg REDIRECT itu koq setelah di restart pasti muncul failed…lebih tepatnya "service (s) failed" gt pesannya mas….kira2 itu apax ya mas??? mohon penjelesanx…

    Balas

Yakin Ngga Mau Diskusi ?

Yuk diskusi cerdas. Gunakan nama asli agar komentar Anda disetujui.